Aku tidak tau kapan kamu akan pergi;

Aku memercayai harapan—bahwa pada tiap diri manusia selalu terselip kebaikan.
Aku memercayai harapan—bahwa mungkin; kali ini, demi Tuhan kali ini saja, semuanya akan memiliki akhir berbeda.
Aku tidak lagi patah dan bisa mencecap bahagia.


Dan entah untuk kali ke berapa, aku salah.
Entah untuk kali ke berapa, aku kecewa.

Aku mulai mempertanyakan segalanya, kalau-kalau yang tidak beres itu sebenarnya tindakanku yang selalu memberi tiap orang kesempatan sama, tidak peduli sudah berapa kali prediksiku salah.

Comments

Popular posts from this blog

Usai

Buku Yang Telah Selesai